Home » 2017 » April

Monthly Archives: April 2017

BAHAN TABLE TOP KITCHEN SET

Kehadiran table top membuat tampilan kitchen set murah di dapur anda akan semakin lengkap. Bahan ini ditempatkan di atas lemari bawah dan berfungsi sebagai alas kerja saat berkegiatan di dapur. Karenanya pemilihan bahan yang berkualitas sangat penting dilakukan mengingat rentannya permukaan table top terhadap goresan pisau, panasnya panci ataupun tumpahan bahan makanan. Bahan yang dapat digunakan sebagai table top adalah tacon, keramik, marmer, granit, stainless steel dan solid surface.

KERAMIK

Bahan ini dulu cukup familier digunakan, namun saat ini sudah mulai ditinggalkan. Nat di antara keramik sering susah untuk dibersihkan dan menyimpan sisa-sisa makanan yang jatuh ke dalamnya. Hasilnya kitchen set di dapur pun menjadi kurang bersih dan higienis.

Table Top Keramik

Table Top Keramik

MARMER

Berasal dari batu alam yang kaya akan corak dan warna yang indah. Sifat bahannya yang memiliki pori membuatnya sulit untuk dibersihkan karena serpihan makanan yang berukuran kecil dapat masuk ke dalamnya. Bahan ini jika terkena air dan lembab mudah sekali berjamur sehingga kebersihan kitchen set di dapur menjadi terganggu. Namun bahan ini tahan panas dan harga yang relatifterjangkau dibandingkan bahan granit dan solid surface.

Table Top Marmer

Table Top Marmer

GRANIT

Batu alam yang satu ini memiliki sifat keras dan berpori cukup padat. Kekuatannya tidak tertandingi bahan lain, namun bobotnya bisa sangat berat sehingga jika menginginkan bahan ini digunakan, struktur penopangnya harus benar-benar kuat. Perawatannya cenderung lebih mudah dibandingkan marmer, namun karena memiliki pori, material ini masih dapat menyerap air dan serpihan makanan ke dalamnya. Untuk mencegah hal itu sebaiknya diberi lapisan coating. Kelebihannya bahan ini tahan panas dan memiliki variasi warna yang cukup banyak. Salah satu kekurangannya adalah bentuk yang kaku dan sulit untuk dibengkokkan sehingga memiliki sambungan yang terlihat jelas di beberapa bagian.

granit

Table Top Granit

STAINLES STEEL

Bagi yang ingin memiliki kitchen set dapur berkonsep industri, bahan ini bisa dijadikan pilihan. Bahan logam ini memiliki warna silver yang memberi kesan modern dan futuristik. Kelebihan bahan ini adalah mudah dibersihkan dari noda dan kotoran serta proses pemasangannya yang tidak sulit. Sayangnya bahan ini mudah bengkok dan tergores.

Table Top Stainless Steel

Table Top Stainless SteelSOLID SURFACE

Material mirip plastik ini memiliki tampulan mirip granit dengan aneka motif dan warna yang menawan, oleh karenanya sering juga disebut sebagai granit imitasi. Keunggulan bahan ini terletak pada sifat bahannya yang padat dan tidak memiliki pori sehingga aman dan higienis karena tidak adanya bahan makanan dan air yang dapat masuk ke dalamnya. Di pasaran dijual dalam bentuk lembaran setebal 9mm-12mm. Bahan ini cukup tahan terhadap goresan dan mudah dibentuk sesuai keinginan. Yang paling menarik dari bahan ini adalah prosuk ini dapat digabungkan dengan bahan sejenis tanpa terlihat memiliki sambungan, sehingga tampilan table top dapat terlihat bersih dan mulus.

Table Top Solid Surface

Table Top Solid SurfaceItulah beberapa informasi mengenai bagaimana menentukan bahan dasar serta bahan pendukung sebelum merancang sebuah kitchen set, agar dapat memberikan wawasan bagi anda yang menginginkan sebuah dapur dengan kitchen set murah namun tetap menawan dan sesuai harapan. Informasi lebih lanjut dan berbagai pertanyaan seputar kitchen set ataupun furnitur lainnya dapat menghubungi kami  Labirin interior akan selalu sipa membantu anda mewujudkan harapan dalam menyemarakkan ruang dalam hunian anda.

JENIS BAHAN FINISHING FURNITURE

Untuk menunjang hasil akhir sebuah kitchen set murah, bahan material yang digunakan dilapisi bahan finishing agar tampilannya lebih indah. Bahan ini pula yang melindungi material biasa agar tahan lama dan terhindar dari zat yang dapat merusak. Sebaiknya bahan yang digunakan benar-benar berkualitas. Beragam bahan banyak ditawarkan di pasaran mulai dari cat duco, melamik, polyurethane (PU), polyesther, vinir, tacon, akrilik, high gloss panel hingga HPL (High Pressure Laminate).

HPL

High Pressure Laminate memiliki keunggulan pada kekuatan dan tingkat elastisitasnya. Ini diakibatkan oleh serat dari campuran akrilik dan kayu yang dimilikinya. Sifatnya yang kuat dan elastis membuat bahan ini mudah untuk ditekuk sehingga sangat baik untuk melapisi tepian lemari.

HPL (High Pressure Laminate)

HPL (High Pressure Laminate) Akrilik

Memiliki tampilan yang mengkilap dan berwarna cerah. Sangat cocok digunakan pada dapur yang mengejar tampilan modern. Kekurangan bahan ini sukar untuk ditekuk sehingga pada bagian sudut dan tepi lemari harus dilakukan penyambungan.

Akrilik

Akrilik

 

PVC (Polyvinyl Carbonate)
Merupakan lapisan berbentuk lembaran dan terbuat dari plastik. Permukaannya lebih halus dibanding bahan dari plastik lain, seperti tacon dan decosif. Berbentuk lembaran ukuran 120 cm x 240 cm dan tebal 3 mm. Pilihan warna terbatas, hanya ada coklat dan warna turunannya. Harganya relatif murah.

 

Tacon

merupakan bahan sintetis yang permukannya sedikit bertekstur. Pilihan variasi warna yang ada di pasaran cukup banyak. Bahan ini mudah dibersihkan apabila terkena noda dan minyak, namun memiliki kelemahan warna yang berubah menjadi kekuningan dan motif yang pudar jika digunakan dalam waktu lama.

Tacon sheet

Tacon sheet

Vinir

Merupakan irisan kayu tipis dengan ketebalan 0,2mm – 0,6 mm yang berserat indah. Umumnya yang banyak digunakan adalah kayu sungkai dan kayu jati. kelebihan finishing memiliki tampilan serat kayu yang alami menyerupai kayu solid. Sayangnya bahan ini mudah tergores, terkelupas, dan tidak tahan panas.

Veneer

Lapisan Veneer

High Gloss Panel

Bahan ini memiliki tampilan permukaan yang licin dan mengkilap seperti kaca. Di bagian luarnya diberi lapisan duco, materialnya terlihat mewah dan tahan terhadap goresan. Kelebihan bahan finishing ini dapat ditekuk sehingga tidak terlihat sambungan pada sudut dan tepi lemari.

High Gloss Panel

Jenis Kayu Furniture

Mengenal Jenis-jenis kayu untuk furniture.

Dulu furniture dibuat dengan menggunakan kayu utuh tanpa sambungan agar lebih kokoh karena ketabalannya. Karena persediaan kayu yang terbatas kemudian orang membuat furniture dengan menggunakan kayu yang disambung-sambung. Sekarang kayu semakin langka sehingga limbah kayu pun dimanfaatkan dan diolah menjadi kayu lapis, MDF, HDF, particle board baru kemudian dibuat menjadi furniture.

Sampai saat ini furniture kayu merupakan jenis yang paling banyak digunakan dalam rumah tangga. Dari kursi, meja, tempat tidur, tempat penyimpanan bahkan cabinet di dapur pun menggunakan furniture berbahan kayu. Untuk mendapatkan kualitas dan harga yang anda inginkan, ada baiknya anda mengenal jenis material kayu beserta kelebihan dan kekuranggannya sebelum memutuskan untuk membuat atau membeli furniture.

Kayu Solid

furniture-kayu-solidKayu solid merupakan bahan terkuat dan paling tahan lama dibandingkan kayu olahan. Namun persediaannya terbatas sehingga harganya pun sangat mahal. Proses pengerjaannya pun membutuhkan keterampilan yang khusus. Pengeringan harus sempurna untuk mengindari sifat muai susut kayu. Kayu yang biasa dipakai di Indonesia untuk furniture adalah kayu jati, kayu  nyatoh, dan kayu sungkai dan beberapa jenis kayu lainnya seperti mahoni, pinus, ramin dan cedar.

Kayu jati merupakan kayu yang paling banyak diminati karena kualitasnya, kayu-jati-copyketahanannya terhadap kondisi cuaca, tahan rayap, dan seratnya yang menarik. Kayu ini merupakan kayu kelas satu yang banyak diolah menjadi furniture berkelas. Jenis furniture ini pun sangat diminati oleh penduduk mancanegara sehingga permintaan eksport selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Warna kakayu-sungkai-copyyu jadi adalah coklat muda, coklat kelabu hingga coklat tua kemerahan. Sekalipun keras dan kuat kayu ini mudah dipotong dan dibentuk. Agar keindahan serat dan urat kayu terlihat alami, finishing nya bisa menggunakan politur, melamik atau PU (polyurethane).

Kayu sungkai kini semakin popular penggunaannya sebagai pengganti  kayu jati yang mahal. Seratnya lebih lunak dan warnanya pun lebih terang dari kayu jati. Kayu sungkai cocok untuk furniture dalam ruangan. Walaupun harganya lebih murah dari kayu jati tapi masih lebih mahal dari pada kayu nyatoh.

Kayu nyatoh biasa disebut kayu jati muda yang banyak terdapat di propinsi Riau. Serat kayunya berwarna coklat muda dengan guratan yang khas. Kayu ini juga tahan terhadap serangan rayap dan tahan lama.

Kayu lapis ( plywood )

plywood-copyKayu lapis merupakan kayu olahan yang biasa kita kenal dengan sebutan tripleks atau mutipleks. Kayu lapis dibentuk dari beberapa lembaran kayu yang direkatkan dengan tekanan tinggi. Ketabalanya bervariasi dari mulai 3 mm, 4 mm, 9 mm dan 18 mm dan luasannya 244 x 122 cm. Ketebalan plywood menentukan kekuatan dan kestabilannya.

Jenis kayu ini paling banyak dipakai sebagai material pembuat kitchen set, lemari, meja, dan tempat tidur. Oleh karena plywood mempunyai permukaan polos dan tidak memiliki serat yang khas maka kadang perlu diberi pelapis tambahan seperti venner(irisan kayu tipis) PVC ataupun melaminto. Harga kayu lapis lebih murah dari kayu solid tapi lebih mahal dari kayu olahan lainnya.

Blockboard

blockboard-copyBlockboard merupakan potongan kayu kotak kecil-kecil ( sekitar 2.5 – 5 cm ) yang dipadatkan dengan mesin dan diberi pelapis venner di kedua sisinya sehingga menjadi sebuah lembaran menyerupai papan. Ketebalannya bisa 12 mm, 15 mm dan 18 mm dan luasannya sama dengan multipleks.

Blockboard biasanya dibuat dari kayu lunak sehingga tidak sekuat plywood. Harganya pun sedikit dibawah plywood. Jenis block board yang banyak tersedia adalah teakblok (memakai lapisan venner kayu jati). Cukup baik untuk membuat rak, cabinet ataupun kitchen set.

Kayu MDF ( Medium Density Fibreboard )

mdf-copyMDF terbuat dari serbuk kayu halus dan bahan kimia resin yang direkatkan dan dipadatkan dengan suhu dan tekanan yang tinggi. Kayu yang dipakai biasanya diambil dari kayu sisa perkebunan ataupun bamboo. Ini membuat MDF lebih ramah lingkungan. Bentuknya berupa papan atau lembaran yan siap dipotong sesuai dengan kebutuhan. Versi yang lebih padat dan lebih kuat dikenal dengan HDF (High Density Fibreboard).

MDF sangat fleksibel sehingga mudah dibentuk. Ukuran dan kekuatannyapun  konsisten.  Namun karena memakai bahan kimia resin, MDF lebih berat dari Plywood dan particle board. Di pasaran MDF memiliki jenis finishing yang sangat berfariasi dari cat kayu, venner, PVC, HPL ataupun paper laminate. Warna dan motifnya pun dapat dibuat sangat beragam

Furniture yang memakai bahan MDF biasa dipakai untuk furniture praktis yang diproduksi masal oleh pabrik. Sistem knock down digunakan hampir di semua industry furniture dengan menggunakan dowel (batang kayu atau plastic kecil) atau connecting bolt yang membuat produk dapat dibongkar pasang dengan mudah.

Particel Board

Particle board terbuat dari partikel sisa pekerjaan kayu seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil, serpihan kayu dan bahan kimia resin yang direkatkan dengan tekanan tinggi dan kemudian dikeringkan.  Prosesnya kurang lebih hampir sama dengan MDF hanya bahan MDF lebih halus dan seragamparticle-board-copy sedangkan partikel board lebih kasar dan tidak beraturan.

Harga particle board paling murah diantara kayu olahan lainnya. Musuh terbesarnya adalah air sehingga mempunyai keterbatasan dalam pemakaiannya di rumah tangga. Jika bahan ini basah maka kekuatannya akan hilang. Selain itu particle board juga dapat melengkung jika menahan beban berat.

Dalam proses finishingnya particle tidak bisa di cat atau di coating karena teksturnya yang kasar. Sehingga untuk menutupi permukaannya dipakai lapisan veneer, laminate atau fancy paper laminate yang direkatkan. Berhati hati juga karena partikel board tidak bisa digabungkan memakai paku atau sekrup biasa. Biasanya pabrik menggunakan semacan perekat atau sekrup khusus untuk menginstal furniture berbahan particle board.